MUNTOK, BANGKA BARAT – Memasuki H-2 pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026, Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Catur Prasetya Polres Bangka Barat, Rabu (11/3/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat ini difokuskan pada pemantapan sinergi pengamanan arus mudik, arus balik, serta stabilitas sosial selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.
Kapolres Bangka Barat menegaskan bahwa Operasi Ketupat Menumbing 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
"Pertemuan ini adalah langkah krusial untuk menyatukan visi. Fokus utama kita adalah mengamankan arus mudik dan balik. Saya meminta setiap instansi memastikan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana agar eksekusi di lapangan berjalan tanpa kendala," tegas Kapolres dalam sambutannya.
Rakor ini dihadiri oleh jajaran kunci pengelola kelancaran mudik dan keamanan wilayah, di antaranya Dandim 0431 Bangka Barat, Asisten 1 Bangka Barat, GM ASDP Muntok yang krusial untuk penyeberangan pelabuhan, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, PLN, hingga perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.
Dalam sesi teknis, masing-masing instansi seperti Dishub, Dinas PU, Dinas Kesehatan, hingga GM ASDP Muntok memaparkan detail kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, dan posko kesehatan untuk menjamin kenyamanan masyarakat.
Dengan pemetaan potensi kerawanan yang matang dan sinergitas lintas sektoral yang kuat, Polres Bangka Barat menargetkan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 dapat menciptakan suasana Idul Fitri yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Bangka Barat.
(Humas)


Social Header